Bahaya Nuklir

Posted: 25 Desember 2009 in Uncategorized

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada saat ini teknologi nuklir sudah sangat berkembang. Nuklir pertama kali digunakan dalam Perang Dunia ke II, yaitu pada saat pasukan sekutu menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom. Dari sebuah bom kemudian Nuklir berkembang menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Selain untuk Energi, Nuklir juga digunakan dalam pengobatan kangker, permutasian gen sehingga muncul varitas-varitas baru dalam tanaman.
Dalam penggunaan nuklir ada yang menyatakan setuju menggunakan teknologi nuklir namun ada yang menolak penggunaan teknologi nuklir. Orang-orang yang setuju menganggap teknologi nuklir sekarang sudah maju sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak menggunakan teknologi nuklir. Orang-orang yang tidak setuju takut pada zat radioaktif yang berbahaya bagi kehidupan manusia.

1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa sebenarnya zat radioaktif itu?
1.2.2 Sumber zat radioaktif?
1.2.3 Apa bahaya zat radioaktif tehadap kehidupan manusia?
1.2.4 Bagaimana cara menanggulangi Zat Radioaktif?

1.3 Tujuan
Penulisan makalah ”Bahaya Zat Radioaktif bagi kehidupan manusia” bertujuan untuk:
1.3.1 Mengetahui tentang apa Zat Radioaktif sebenarnya.
1.3.2 Mengetahui apasaja sumber zat radioaktif.
1.3.3 Mengetahui bagaimana bahaya yang ditimbulkan oleh zat radioaktif.
1.3.4 Mengetahui cara menanggulagi bahaya zat radioaktif.

1.4 Manfaat Penulisan
Makalah ”Bahaya Zat Radioaktif bagi kehidupan manusia” akan memberikan kita pengetahuan tentang zat radioaktif mulai dari definisi, bahaya yang ditimbulkan, dan cara menanggulangi bahaya yang ditimbulkan zat radioaktif. Sehingga kita dapat mengembangkan teknologi nuklir yang aman bagi kehidupan manusia.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Zat Radioaktif

Zat radioaktif adalah Zat yang memancarakan sinar Alfa, Beta dan Gama. (Wikipedia). Zat radioaktif pertama kali ditemukan oleh Henry Becquerel pada suatu garam uranium. Selanjutnya Pierre & Marry currie menemukan zat-zat radioaktif lainnya yaitu polonium dan radium(Wikipedia).
Partikel Alfa tidak mampu menembus selembar kertas, partikel beta tidak mampu menembus pelat alumunium. Untuk menghentikan gamma diperlukan lapisan metal tebal, namun karena penyerapannya fungsi eksponensial akan ada sedikit bagian yang mungkin menembus pelat metal. Pancaran sinar Gama adalah yang paling berbahaya karena dapat merusak jaringan sel bahkan dapat membuat mutasi gen pada makhluk hidup.

2.2 Sumber Zat Radioaktif

Berdasarkan asalnya sumber radiasi pengion dapat dibedakan menjadi dua yaitu sumber radiasi alam yang sudah ada di alam ini sejak terbentuknya, dan sumber radiasi buatan yang sengaja dibuat oleh manusia untuk berbagai tujuan.
2.2.1 Sumber Radiasi Alami
2.2.1.1.Sumber Radiasi Kosmis
Radiasi kosmis berasal dari angkasa luar, sebagian berasal dari ruang antar bintang dan matahari. Radiasi ini terdiri dari partikel dan sinar yang berenergi tinggi dan berinteraksi dengan inti atom stabil di atmosfir membentuk inti ra-dioaktif seperti Carbon -14, Helium-3, Natrium -22, dan Be-7.
2.2.1.2 Sumber Radiasi Terestrial
Radiasi terestrial secara natural dipancarkan oleh radionuklida di dalam kerak bumi. Radiasi ini dipancarkan oleh radionuklida yang disebut primordial yang ada sejak terbentuknya bumi. Radionuklida yang ada dalam kerak bumi teru-tama adalah deret Uranium, yaitu peluruhan berantai mulai dari Uranium-238, Plumbum-206, deret Actinium (U-235, Pb-207) dan deret Thorium (Th-232, Pb-208).
2.2.1.3 Sumber Radiasi Internal Yang Berasal Dari Dalam Tubuh Sendiri
Sumber radiasi ini ada di dalam tubuh manusia sejak dilahirkan, dan bisa juga masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, pernafasan, atau luka. Radiasi internal ini terutama diterima dari radionuklida C-14, H-3, K-40, Radon, selain itu masih ada sumber lain seperti Pb-210, Po-210, yang banyak berasal dari ikan dan kerang-kerangan. Buah-buahan biasanya mengandung unsur K-40.
2.2.2 Sumber Radiasi Buatan
Sumber radiasi buatan telah diproduksi sejak abad ke 20, dengan ditemuk-annya sinar X oleh WC. Rontgen. Saat ini sudah banyak sekali jenis dari sumber radiasi buatan baik yang berupa zat radioaktif dan sumber pembangkit radiasi (pe-sawat sinar X dan akselerator).
Radioaktif dapat dibuat oleh manusia berdasarkan reaksi inti antara nukli-da yang tidak radioaktif dengan neutron atau biasa disebut sebagai reaksi fisi di dalam reaktor atom. Radionuklida buatan ini bisa memancarkan radiasi alfa, beta, gama dan neutron.
Sumber pembangkit radiasi yang lazim dipakai yakni pesawat sinar X dan akselerator. Proses terbentuknya sinar X adalah sebagai akibat adanya arus listrik pada filamen yang dapat menghasilkan awan elektron di dalam tabung hampa. Sinar-X akan terbentuk ketika berkas elektron ditumbukan pada bahan target.

2.3 Bahaya Zat Radioaktif Bagi Kehidupan Manusia

Dalam Forum kimia 2008 disebutkan “Apabila ada makhluk hidup yang terkena radiasi atom nuklir yang berbahaya biasanya akan terjadi mutasi gen karena terjadi perubahan struktur zat serta pola reaksi kimia yang merusak sel-sel tubuh makhluk hidup baik tumbuh-tumbuhan, hewan, dan juga manusia.”
Efek serta akibat yang ditimbulkan oleh radiasi zat radioaktif pada manusia seperti berikut di bawah ini :
• Pusing-pusing,
• Nafsu makan berkurang atau hilang
• Terjadi diare,
• Badan panas atau demam,
• Berat badan turun,
• Kanker darah atau leukemia,
• Meningkatnya denyut jantung atau nadi,
• Daya tahan tubuh berkurang sehingga mudah terserang penyakit akibat sel darah putih yang jumlahnya berkurang.

2.4 Cara Menanggulangi Zat Radioaktif

Karena zat radioaktif yang sangat berbahaya maka penanggulangannya pun harus dengan cara khusus. Limbah radioaktif dikelola sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan masyarakat, pekerja dan lingkungan, baik untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Cara pengelolaannya dengan mengisolasi limbah tersebut dalam suatu wadah yang dirancang tahan lama yang ditempatkan dalam suatu gedung penyimpanan sementara sebelum ditetapkan suatu lokasi penyimpanan permanennya.
Apabila dimungkinkan pengurangan volume limbah maka dilakukan proses reduksi volume, misalnya menggunakan evaporator untuk limbah cair, pembakaran untuk limbah padat maupun cair yang dibakar, ataupun pemanfaatan untuk limbah padat yang bisa dimanfaatkan.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Zat radioaktif adalah suatu zat yang memancarakan sinar Alfa, Beta dan Gamma. Partikel Alfa tidak mampu menembus selembar kertas, partikel beta tidak mampu menembus pelat alumunium. Untuk menghentikan gamma diperlukan lapisan metal tebal.
Sumber zat radioaktif ada dua macam dari alam yaitu zat radioaktif yang sudah ada di alam dan zat radioaktif buatan yang sengaja dibuat manusia untuk kepantingan riset.
Zat radioaktif sangat berbahaya karena dapat merusak jaringan sel dan mengubah gen sehingga menyebabkan terjadinya mutasi pada makhluk hidup.
Banyak penyakit yang timbul akibat adanya mutasi yang disebabkan oleh zat radioaktif seperti kangker, leukimia, dan lain-lain.
Karena bahaya yang ditimbulkan penanggulangan zat radioaktif harus ditangani secara khusus agar tidak membahayakan masyarakat.

3.2 Saran

Sebaiknya kita harus berhati-hati dengan zat radioaktif karena zat radioaktif sangat berbahaya karena dapat menimbulkan mutasi.

DAFTAR PUSTAKA

http://forumkimia.multiply.com/journal/item/11(online) diakses 11 November 2009.
http://id.wikipedia.org/wiki/Radioaktif(online) diakses 11 November 2009.
http://ingebinzoez.wordpress.com/radioaktif/(online) diakses 11 November 2009.
http://organisasi.org/efek_dan_akibat_dari_pencemaran_benda_radioaktif_radio_aktif_sinar_alpha_beta_dan_gamma_pembelahan_inti_atom_ilmu_kimia (online) diakses 11 November 2009.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s