MAHASISWA PIKUN

Posted: 28 Oktober 2010 in Bahasa Indonesia, Cerita, Lucu, Uncategorized
Tag:

Kamis, 28 Oktober 2010, 08.40, Ruang Praktikum LAB ELEKTRONIKA DASAR FISIKA
Seorang mahasiswa sedang meminta tanda tangan dosen pembimbing praktikum. Dosen kemudian memeriksa laporan sementara tersebut dan melihat ada data laporan yang belum disi satuan. Dosenpun bertanya sambil tersenyum “Ini satuann arus dan tengangannya mana? Saya tulis kilo-ampere dan kilo-volt ya.”
Sambil tersenyum dengan pipi memerah mahasiswa menjawab “untuk arusnya mili-amperre dan untuk teganyan volt pak, maaf saya tadi lupa menuliskan.”

Setelah selesai memeriksa dosen kembali bertanya, ” Sekarang tanggal berapa?”
mahasiswa dengan cepat membuka handphone jadulnya, kemudian menjawab, “tanggal 28 oktober?”
mahasiswa belum sempat menghela nafas namun dengan senyum yang semakin lebar dosen bertanya lagi “tanggal 28 oktober hari apa?”
dengan yakin dan mantap mahasiswa menjawab,”hari kamis pak.”
“masak km tidak tahu hari ini hari apa? km lupa atau tidak tahu?” tanya dosen lagi.
mahasiswa kemudian diam seribu bahasa, mulai berfikir dan terus berfikir.

sambil tersenyum lagi “hari ini hari sumpah pemuda, kamu kan pemuda masak lupa, coba kamu sebutkan isi sumpah pemuda?
dengan agak ragu-ragu mahasiswa menjawab
“Kami putra-putri indonesia bertumpah darah satu tanah air Indonesia.”
“Kami putra-putri indonesia berbahasa satu bahasa Indonesia.”
“Kami putra-putri indonesia ber…”
mahasiswa mulai mengingat-ingat pelajaran sejarah SD yang sudah berlalu 8 tahun yang lalu.
Dalam hatinya dia hanya bisa memaki dirinya sendiri. “hal seperti ini bisa lupa”

kemudian dosenpun menambahi “Berbangsa.”
“Ow, iya pak, berbangsa satu bangsa Indonesia” kali ini mahasiswa menjawab dengan mantap
“lalu kenapa kamu pake bahasa inggris?” (mahasiswa kelas bilingual yang dipersiapkan untuk guru RSBI dan SBI)
“saya juga kurang setuju dengan adanya RSBI dan SBI karena RSBI dan SBI telah menghianati UUD 45 dan sumpah pemuda.”
setelah percakapan tersebut kemudian dosen memberikan laporan sementara yang sudah ditandatangani kepada mahasiswa. sambil menepuk pundak mahasiswa sambil berpesan, “jangan sampai lupa lagi ya.”

Bung Karno pernah berkata “JAS MERAH! JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKAN SEJARAH!”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s