Biografi
ANDIKA RUDI
TA, akrab dipanggil Dika, lahir di Tulungagung pada tanggal 4 Januari 1991, merupakan anak ke-2 dari tiga bersaudara. Sangat pendiam dan penuh dengan misteri ke-hidupan.
Lulus Sekolah Dasar Negeri Ngentrong 1 pada tahun 2003. Melanjutkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tulungagung dan lulus pada tahun 2006. Lulus Sekolah Menengah Atas pada tahun 2009 dan sekarang sedang menempuh studi S1 pendidikan fisika di Universitas Negeri Malang.
Pengalaman organisasi antara lain Koordinator Seksi Berorganisasi, Pendidikan Politik, dan Kepemimpinan pengurus OSIS SMAN 1 Kauman (SMANSAKA) masa bakti 2007-2008. Anggota Remaja Masjid Ar-Rahman SMANSAKA tahun 2006-2008. Panitia gabungan pelajar(SMA, SMK, MA) Istighotzah Akbar se-Kabupaten Tulungagung tahun 2008. Panitia Festival band pelajar se-Ekskarisidenan Kediri tahun 2008. Panitia Forum Mahasiswa Fisika(FORMASI JATIM) tahun 2009.
Bagi yang ingin berkenalan bisa mengirim email ke alamat exterboy@gmail.com. Untuk yang punya Facebook dan juga twitter juga bisa di roediet_exterboy@yahoo.com.
Salam kenal…
Makasih ya udah mau berkunjung ke blog saya, dan komen pula.
Btw, saya mau konsultasi masalah kimia nih.
Kalau boleh, tolong kirim ke e-mail saya jawabannya.
Pertanyaan saya :
Apakah benar Api itu memiliki sifat dingin, mohon dijelaskan teorinya?
Saya bertanya ini sebab karena ingin meneliti tentang mukzizat Nabi Ibrahim yang tidak terbakar oleh api dikarenakan api itu menjadi dingin. Thanks atas jawabannya.
ea cm”
saya juga masi belajar blogging
hohoho
sbnrna api itu tetep panas.
tp knp nabi ibrahim tidak dapat terbakar itu hanya dapat dijelaskan lewat ilmu metafisika(bukan dukun lho) pernah dengar alam bawah sadar???
tapi manusia dapat membuat aplikasai dari permasalahan tersebut dengan adanya baju tahan api, jadi dapat dikatakansecara tidak langsung Allah menyuruh manusia untuk berfikir dr mikzizat yang diturunkan kepada nabi
dengan belajar ilmu pengetahuan tidak akan membuat kita menjadi atheis, karena semakin bayak kita tau, maka kita akan semakin sadar betapa kecil kita dibandingkan Yang Maha Kuasa.
Saya pernah dengar dari sebuah penelitian tentang api. Para ilmuwan tersebut menaikan terus suhu apinya. Tapi apa yang terjadi? Pengatur suhu menunjukkan hal yang aneh, api tersebut bukannya panas malah menjadi dingin dengan tingkat penurunan yang sangat ekstrim.
Ingatlah bahwa Sunnatullah (ketetapan Allah) akan berlaku semenjak semesta alam ini diciptakan. Jadi mustahil apabila api yang bersifat panas menjadi dingin kalau sebelumnya Allah tidak menciptakan sifat dinginnya. Seperti semua manusia itu pasti dilahirkan (nabi adam juga dilahirkan lho! beliau punya ibu biologis, namun tidak sama spesiesnya dengan manusia saat ini)
Saya sudah pernah mengetahui tentang ilmu metafisika yang berjalan di atas api tapi tidak terbakar. Itu hanya bara api. Bandingkan dengan api yang membakar Nabi Ibrahim yang berkobar-kobar menjulang tinggi ke langit.
Ingatlah, semua yang ada dalam Al-Qur’an dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan!
ilmu pengetahuan tentang alam semesta terbagi menjadi dua
Fisika dan metafisika
di dalam Islam mempelajari keduanya
sehingga terjadi keseimbangan didalamnya
saya belum mendengar adanya penelitian tersebut
tapi ada kemungkinan juga seperti itu
karena semua yang ada di dunia ini atas kehendak Allah SWT
di dalam penelitian kita tidak bisa memastikan kebenaran atas penelitian tersebut
karen ada banyak faktor yang berpengaruh dalam hasil penelitian
ingat manusia memiliki keterbatasan
kita tidak bisa menyebut panjang meja 120cm dengan pasti tepat 120cm
karena keterbatasan sekala pada alat ukur yang kita pakai
tapi kalau api itu bisa bersifat dingin neraka jadi dingin dong
padahal di dalam Al Quran disebutkan bahwa api neraka jutaan kali lebih panas dari pada api yang ada di dunia ini
ilmu pengetahuan tentang alam semesta terbagi menjadi dua
Fisika dan metafisika
di dalam Islam mempelajari keduanya
sehingga terjadi keseimbangan didalamnya
saya belum mendengar adanya penelitian tersebut
tapi ada kemungkinan juga seperti itu
karena semua yang ada di dunia ini atas kehendak Allah SWT
di dalam penelitian kita tidak bisa memastikan kebenaran atas penelitian tersebut
karen ada banyak faktor yang berpengaruh dalam hasil penelitian
ingat manusia memiliki keterbatasan
kita tidak bisa menyebut panjang meja 120cm dengan pasti tepat 120cm
karena keterbatasan sekala pada alat ukur yang kita pakai
tapi kalau api itu bisa bersifat dingin neraka jadi dingin dong
padahal di dalam Al Quran disebutkan bahwa api neraka jutaan kali lebih panas dari pada api yang ada di dunia ini
Sifat api neraka dan api dunia berbeda.
Neraka itu termasuk dalam teori Anti-Material.
Dalam Teori Anti-Material disinggung bahwa jika Material direkayasa dan dibalik sifatnya maka akan berubah menjadi Anti-Material. Dunia Anti-Material sendiri bersifat menjadikan sesuatu itu berkali-kali lipat daripada yang ada di dunia Material. Seperti di neraka, rasa sakit akan menjadi berkali-kali lipat. Secara tidak langsung ilmuwan telah menjelaskan proses kejadian kiamat. Dimana dunia fana ini suatu saat anak membalik sifatnya dengan sendirinya saat menyusut (seperti teori black hole) dan menjadi Anti Material. Dahulu semesta alam ini meledak (Big bang) dan menyebar menjadi lebar. Sudah sunnatullah bahwa sesuatu yang hidup akan mati, seperti halnya Alam semesta ini juga akan mati dan membalik sifatnya.
yupz sepakat
trus yang jadi masalah apa???
maaf, tolong kata “anak” di komen saya barusan diganti menjadi “akan”. saya terlalu antusias mengetik jd salah.